MEDIAKU.CO – Madura United FC akhirnya kembali terbenam di zona degradasi setelah klub sepakbola berjuluk ‘Laskar Sape Kerrap’ ini gagal mengalahkan Dewa United pada laga lanjutan yang digelar di Stadion Gelora Bangkalan pada 25 April 2026.
Di laga itu, Madura hanya mampu mencetak 1 gol, sedangkan tim tamu dua gol.
Madura United sebenarnya tampil mendominasi di awal laga dan sempat unggul lebih dahulu.
Tapi di babak kedua, tim tamu mampu membuat Madura babak belur dengan skor akhir 2-1 untuk Dewa United.
Pelatih Madura United Rakhmat Basuki mengaku kecewa dengan hasil tersebut, karena timnya kehilangan poin di kandang sendiri.
“Sayang sekali kita harus kehilangan poin di kandang hari ini. Tapi secara keseluruhan saya memuji spirit semua pemain. Mereka tidak mau mengalah sampai peluit akhir,” katanya.
Ia menuturkan, pada babak, timnya mampu membaca pola permainan Dewa United. Namun, pergantian pemain dan perubahan sistem di babak kedua justru menjadi titik balik yang merugikan timnya.
“Babak pertama kita bisa mengontrol permainan karena sudah menganalisis mereka. Tapi di babak kedua mereka mengubah sistem, dan itu jadi bencana bagi kami. Kami kewalahan,” katanya.
Kekalahan ini membuat Madura United gagal keluar dari zona merah klasemen sementara, sekaligus menambah tekanan bagi tim untuk segera bangkit di sisa pertandingan musim ini. (MEDIAKU.CO/ Madura United FC)